Pengantar
Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut SEBI merupakan unit strategis yang bertugas mengendalikan dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berencana, berkelanjutan, dan mandiri sesuai amanat Pasal 53 UU Pendidikan Tinggi. Melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), lembaga ini menyusun dokumen kebijakan, standar, manual, dan formulir mutu; melaksanakan audit mutu internal, monitoring dan evaluasi, serta audit tindak lanjut; melakukan benchmarking eksternal; dan memastikan akreditasi program studi maupun institusi berjalan sesuai standar nasional dan/atau internasional.
Visi
"Menjadi Lembaga Penjaminan Mutu yang unggul dalam mengembangkan budaya mutu, tata kelola berbasis standar internasional, dan sistem penjaminan mutu yang mendukung transformasi Institut SEBI menuju universitas yang berdaya saing global"
Misi
1. Mengembangkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang terintegrasi dengan tata kelola akademik, nonakademik, manajemen risiko, dan transformasi digital.
2. Meningkatkan kualitas akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta layanan institusi melalui siklus PPEPP, Audit Mutu Internal (AMI), benchmarking, dan evaluasi berbasis data.
3. Mendorong pencapaian standar nasional dan internasional melalui pendampingan akreditasi, sertifikasi, dan penguatan budaya mutu sebagai fondasi menuju universitas bereputasi.
Tujuan
1. Terbangunnya sistem penjaminan mutu yang efektif, terdigitalisasi, dan berkelanjutan di seluruh unit Institut SEBI.
2. Meningkatnya capaian akreditasi institusi, program studi, dan unit pendukung sesuai target RIP serta standar nasional maupun internasional.
3. Terwujudnya budaya mutu dan perbaikan berkelanjutan (continuous quality improvement) yang mendukung transformasi Institut SEBI menjadi universitas yang unggul dan berdaya saing internasional.
Makna Logo

Lembaga Penjaminan Mutu Institut SEBI
Simbol integritas, profesionalisme, dan peningkatan mutu berkelanjutan.
Makna Logo Secara Keseluruhan
1. Komitmen terhadap mutu
Mengawal standar, memastikan pelaksanaan, dan mendorong peningkatan kualitas institusi.
2. Tata kelola yang bertanggung jawab
Menegaskan pentingnya proses yang sistematis, objektif, transparan, dan akuntabel.
3. Budaya mutu berkelanjutan
Membangun kebiasaan evaluasi dan perbaikan yang melibatkan seluruh unsur organisasi.
Makna Simbol
1. Pena dan mata pena
Melambangkan ilmu pengetahuan, pemikiran kritis, dan ketelitian. Menggambarkan penyusunan kebijakan, standar operasional, instrumen evaluasi serta dokumentasi mutu.
2. Huruf LPM
Tipografi tegas mencerminkan konsistensi dalam menerapkan standar. Menegaskan identitas dan tanggung jawab kelembagaan.
3. Buku terbuka
Melambangkan ilmu pengetahuan dan keterbukaan terhadap evaluasi. Merepresentasikan pembelajaran dan pengembangan institusi.
4. Ornamen emas di tengah buku
Dapat dimaknai sebagai simbol kelembagaan dan nilai luhur serta semangat. Menegaskan bahwa mutu menjadi inti dari proses pendidikan dan pengembangan institusi.